Terima kasih telah berkunjung dan meninggalkan komentar di blog ini . Powered by Blogger.
  • Home
  • Contact Me
  • About Me
  • Category
    • KULINER
    • LIBURAN
    • LOMBA BLOG
Facebook Google Plus Instagram

Ibu Dila

Setiap langkah adalah berharga


Kapan hari aku kan pernah janji bakal bikin postingan makanan yang bakal bikin teman-teman ngences

Jadi, buat kalian yang gak kuat lihat godaannya mending jangan dilanjutkan bacanya. Karena postingan ini 100 % menggoda lidah kalian

Kalau kalian dengar soal Medan, apa yang kalian ingat soal oleh-olehnya ? Bika, bolu atau teri ya kan. Nah, aku yakin kalian pasti jarang yang dengar oleh-oleh Medan satu ini




Taraaa... Namanya Rujak Aceh LLF

Bingung ya, oleh-oleh dari Medan tapi kok namanya rujak Aceh. Aku gak tau ya gimana pastinya. Tapi tetangga di Medan juga pernah bikin rujak mirip seperti ini. Kebetulan orang Aceh. Mungkin di Aceh ada rujak yang kayak gini juga

Aku tahu nama Rujak Aceh LLF ini juga gak sengaja. Kira-kira 2,5 tahun lalu.  Ceritanya niy, atasan suami dari Jakarta datang ke Medan. Istri beliau minta oleh-oleh rujak dari Medan. Sebelumnya pernah juga dibawain rujak dari Medan. Tapi bukan itu rupanya. Akhirnya dicarilah, ketemu deh rujak keinginan itu. Darimana ibu itu tahu rujak Aceh LLF ? Rupanya dari tayangan TV



Di Medan sendiri, rujak Aceh LLF gak banyak yang tahu. Serius deh. Padahal udah lama loh berdiri. Dan soal rasa ? Rujak Aceh milik Ny Lily Fong ini, tak bisa diungkapkan dengan kata - kata. Soalnya emang enak banget. Sekali mencoba pasti ketagihan. Balik lagi, balik lagi

Untuk harga, Rujak Aceh LLF juga dibilang gak murah loh. Sekitar 55 ribu rupiah per bungkusnya, berat sekitar 1 kg. Dengan isian bengkoang, kolang - kaling, nanas, ketimun,  kweni dan pepaya mengkal serta disiram kuah kental kweni yang pedas, asam manis. Tuh kan, aku langsung ngences lagi kalau ingat Rujak Aceh LLF. Aaah emang kamu selalu menggoda.... Hiks. Apalagi dimakan dalam keadaan dingin, aduh makin enak lagiiiii

Pokoknya singkat kata, dengan harga segitu. Worth it banget deh



Dimana belinya ?
- Rujak Aceh LLF
Kompleks Cemara Hijau blok N 19 Medan
- Rujak Aceh LLF
Jalan Mojopahit 28 C, Petisah - Medan 
Buka dari jam 08.00 - 18.00 

Atau hubungi 08116067933 / 08126521611

O iya, di Medan ada tuh rujak macam begini juga. Banyak di mall tuh gerainya. Mana terkenal lagi di sosmed. Rujak Aceh LLF emang gak terlalu aktif di sosmed. Tapi soal rasa, jauh banget deh

Berapa nilainya Rujak Aceh LLF ? Kalau aku bakal kasih nilai 9,5 - 10. Abisnya emang rasa Rujak Aceh LLF ini perfect banget sih. Dan selalu bikin aku balik terus buat beli selama di Medan ini, sampai udah gak kehitung lagi. Apalagi aku suka yang segar-segar begini

Kardusnya ini mengkilat, jadi makin mantap buat oleh - oleh dari Medan
Pemesanan salah satu konsumen loyal Rujak Aceh LLF dari Bandung,  saat ke Medan. Kalau gak enak, masak beli sebanyak ini

Buat kawan - kawan di luar yang baca ini, maaf ya. Aku telah menggoda kalian dengan tulisan ini. Dan maaf lagi, saya gak menerima permintaan pengiriman. Karena Rujak Aceh LLF hanya tahan maksimal 10 -12 jam di suhu ruangan

Aku doain kalian bisa main ke Medan biar bisa menikmati kuliner Medan yang beragam itu. Aamiin

Makasih ya udah baca postingan ini sampai selesai. Lain waktu kita berjumpa lagi... Dah 😘

*semua gambar milik IG @RujakAcehLLF,  karena foto saya gak bagus*









Share
Tweet
Pin
Share
25 comments

Hai... Hai

Jumpa lagi dengan saya disini. Di kesempatan sekarang, saya mau berbagi cerita tentang oleh-oleh kekinian dari Pekanbaru. Karena pernah tinggal di Pekanbaru selama 3 tahun, rasanya gak adil kan kalau saya gak menulis tentang Bumi Lancang Kuning ini

Kapan hari, suami pergi ke Pekanbaru untuk urusan kantor. Biasanya saya minta oleh-oleh risoles Verina yang emang terkenal enaknya itu. Tapi kali ini, saya pengen oleh-oleh dari Pekanbaru yang lain. Dan pilihan saya jatuh ke Queen Puff


Kenapa saya pilih Queen Puff. Alasan utamanya karena saya penasaran dengan toko roti milik kawan suami. Pak Yudi namanya, dan istrinya yang memang seorang ahli bakery serta sering memberi kursus kue hingga keluar kota

Dari tampilan IG nya yang selalu menarik hati, jadilah saya meminta suami untuk membeli Queen Puff ini

Dan inilah yang dibeli oleh suami dari Queen Puff yang terletak di jalan Serayu 1E, Pekanbaru ini

- Roll Ice Mango -

Bolu gulung ini memiliki cita rasa manis yang pas. Seperti namanya, roll ice ini terasa sekali rasa mangganya. Krim lembut dengan potongan mangga didalamnya, menjadi paduan yang cocok. Dan bolu gulung ini lebih nikmat disantap dalam keadaan dingin

Sumber gambar : Ig @QueenPuff_PKU

Gulungannya yang tidak terlalu besar, pas saat dimakan. Dan Roll Ice ini rasanya enak banget loh. Sumpah gak bohong  😍

Varian lainnya adalah black forest, green tea, durian dan cheese

Nilai : 9

- Pastry Roll Cake rasa Green Tea -

Kue bolu berpadu pastry di dalamnya ini, sekilas mirip dengan oleh-oleh kekinian dari Medan milik artis terkenal itu. Tapi soal rasa, beda jauh

Sumber gambar : Ig @QueenPuff_PKU
Pastry Roll Cake milik Queen Puff, jauh lebih enak. Roll Cake nya lebih lembut, green tea nya enak sekali dan pastry yang renyah. Seperti saran penyajiannya, Pastry Roll Cake lebih nikmat disajikan dalam keadaan beku setelah disimpan di freezer. Dan itu bener banget  😍😍

Selain green tea, tersedia juga rasa chocolate, tiramisu, double cheese dan red velvet durian

Nilai : 8

- Sweet Black Choux -

Ini yang paling spesial dari Queen Puff Pekanbaru, Sweet Black Choux. Kue berbentuk mirip sus ini, warna hitamnya menarik hati. Arang sebagai bahan utamanya pun diimpor dari Jepang. Sesuai standar keamanan makanan tentunya

Sumber gambar : IG @QueenPuff_PKU

Sweet Black Choux dari Queen Puff Pekanbaru ini memiliki banyak varian rasanya. Antara lain, karamel durian, taro, vanilla, black forest, coco pandan, keju dan yang paling baru rasa es doger. Kejutan kan, ada kue dengan krim rasa es doger

Semuanya enak. Gak ada yang gak enak. Tapi yang paling juara buat saya adalah rasa es doger. Top pokoknya deh 😍

Dan tetap, penyajian dingin lebih enak

Nilai : 9

***

Queen Puff Pekanbaru ini selain rasanya yang enak. Kue ini juga dikemas dalam tas yang menarik. Sehingga bisa menjadi buah tangan menarik untuk keluarga atau kawan saat berkunjung ke Pekanbaru


Kue milik artis dikenal karena promosi dan tenarnya artis
Tapi Queen Puff Pekanbaru, dikenal karena rasanya yang enak

Yuk, yang di Pekanbaru atau sedang ke Pekanbaru mampir ke Queen Puff. Dijamin bakal balik beli lagi deh...

Udah dulu ya, teman. Jumpa lagi di tulisan saya berikutnya 😘😘😘


👉 Disclaimer : tulisan ini bukan endorse ataupun permintaan dari Queen Puff. Ini murni dari saya seorang konsumen yang membeli dengan uang sendiri






Share
Tweet
Pin
Share
17 comments
Bandeng Duri Lunak yang sudah digoreng ( sumber gambar : MyOlehOleh.wordpress.com )

Hidup menjadi seorang perantau yang jauh dari kampung halaman terkadang membuat orang jadi bisa. Ya the power of kepepet lebih tepatnya

Siapa siy yang gak kenal Bandeng Duri Lunak khas Semarang ? Saya gak akan bilang Bandeng Presto®, karena Bandeng Presto® adalah merek dagang salah satu toko bandeng duri lunak di jalan Pandanaran Semarang

Beli yang segar, gak mungkin dong. Bisa busuk nanti di jalan. Beli yang vakum ? Udah beberapa kali, tapi tetep ya. Enakan ya segar menurut saya

Mau gak mau, jurus terakhir jadi andalan ... Bikin sendiri

Dan ini dia resep bandeng duri lunak yang biasa saya masak di rumah

Bahan :
Ikan Bandeng ( pilih yang 1 kg berisi 5 ekor, supaya tidak memotong dan pas dengan ukuran panci di rumah )

Bumbu halus :
- Bawang Merah
- Bawang Putih
- Kemiri
- Jahe
- Kunyit
- Garam

+ Ragi tape 1 butir
( supaya ikan bandeng seratnya lebih terlihat dan kesat setelah matang )

Bahan alas :
- Daun Pisang Batu
- Daun Salam
- Daun Jeruk
- Daun Sereh

Cara buatnya :

1. Buang isi perut ikan bandeng, tanpa membuang ingsang. Sisik tetap dipertahankan.  Cuci bersih


Tujuannya supaya kepala ikan tidak hancur saat dikukus di panci tekanan tinggi. Dan ikan tetap cantik setelah matang

2.  Bawang merah, bawang putih, kemiri, jahe dan kunyit dihaluskan. Ragi dihancurkan dengan cara digeprek saja

3. Ikan dibumbui dan diberi garam. Diamkan sekitar 1,5 jam

4. Siapkan panci tekanan tinggi yang telah diisi air di bagian bawah dan diberi sarangan

Untuk panci tekanan tinggi Maxim seperti milik saya, di bagian bawah panci harus diberi ganjalan. Saya menggunakan batako ukuran kecil karena panci Maxim tidak ada lekukan di bagian dindingnya, dan sarangan akan jatuh ke dasar 

5. Beri alas daun pisang, daun salam, daun jeruk dan daun sereh yang sudah digeprek

6. Letakkan ikan di atas tumpukan daun. Sisa bumbu dilumuri di atas badan ikan



7. Tutup ikan dengan daun-daunan seperti alas tadi. Jika masih cukup beri ikan lagi dan tutup lagi dengan daun-daunan itu

8. Nyalakan kompor dengan api besar dahulu saat meletakkan panci tekanan tinggi di atas kompor

9. Tunggu hingga bunyi " Ngiiiing " khas panci bertekanan tinggi keluar yang ditandai dengan uap yang mulai terlihat

10. Kecilkan api menjadi ukuran sedang

11. Biarkan masak hingga 2 jam setelah uap keluar pertama kali

12. Matikan kompor, biarkan uap hilang dahulu. Membuka panci saat uap masih ada, tidak akan bisa

13. Buka tutup panci


14. Angkat ikan satu persatu setelah ikan benar-benar dingin. Mengangkat saat panas, bisa menyebabkan ikan hancur

15. Siap disimpan di chiller kulkas untuk 2 minggu ke depan

Bandeng duri lunak yang telah masak, bisa digoreng dengan dibalur kocokan telur. Dan siap untuk lauk makan kita bersama sambal terasi

Gimana resep saya?  Simpel kan

Ayuk coba di rumah 😊😊



Share
Tweet
Pin
Share
11 comments
Sumber gambar : Pixabay

Timeline di sosmed Rabu kemarin diwarnai dengan #JokowiMantu, bikin saya pengen cerita tentang pernikahan di kota-kota yang saya tinggali

Yang akan saya ceritakan adalah saat saya menghadiri sebuah resepsi pernikahan. Apa hidangannya, kapan waktu penyelenggaraannya, berapa kali pengantin berganti kostum hingga saat bersalaman dengan pengantin

Untuk rangkaian adat, saya gak akan cerita disini ya. Ntar bisa tambah panjang aja tulisan saya ini.  Ini aja saya yakin bakal panjang ... Hihi

***

Gimana serunya saya menghadiri resepsi pernikahan di kota-kota ini,  check it out :

1. Semarang


Sumber gambar : Oknusantara.com
Kota kelahiran saya. Pernikahan di Semarang biasa diadakan di rumah atau gedung. Hari Sabtu atau Minggu biasa jadi pilihan utama para pengantin untuk menggelar acara resepsi. Di Semarang, pernikahan di rumah biasa diadakan sekitar jam 11.00 - 13.00 atau jam 12.00 - 14.00

Untuk acara di gedung jika acara diadakan pada siang hari, jamnya sama dengan di rumah. Atau bisa juga diadakan jam 19.00-21.00

Hidangan ? Di Semarang tidak ada hidangan khas menurut saya. Hidangannya bersifat nasional. Bisa dari masakan Jawa seperti tengkleng. Atau masakan dari daerah lain seperti empek-empek kadang juga ada. Sate ayam Madura, soto ayam, sup, ayam goreng, bistik lidah, salad buah dan lain - lain. Tergantung selera pengantin

Jika pihak pengantin mempunyai dana lebih, terkadang mereka menghidangkan menu internasional

Untuk bersalaman, para undangan  sebelum makan wajib bersalaman dahulu dengan pengantin. Maka tak heran jika jumlah undangannya banyak, bisa memakan waktu 1 jam untuk antri salaman

Bulan Muharram atau Suro menurut orang Jawa, bukan pilihan kebanyakan pengantin di Semarang dalam menyelenggarakan pernikahan

2. Kediri

Sumber gambar : Pinterest
Kota yang terletak di selatan pulau Jawa ini, memiliki kedekatan budaya dengan Jawa Tengah bagian selatan seperti Solo. Tak heran jika pernikahan di Kediri pun, hampir mirip dengan di Jawa Tengah. Baik pilihan menu ( kecuali rawon yang hampir ada di setiap menu resepsi pernikahan Kediri ), jam resepsi atau kapan saat bersalaman dengan pengantin

Karena Kediri termasuk kota kecil, resepsi yang diadakan di desa biasanya lebih panjang waktu resepsinya. Bisa sampai malam

Bulan Muharram atau Suro tidak banyak dipilih untuk mengadakan hajatan pernikahan

3. Banjarmasin

Sumber gambar : Pinterest

Ibukota Kalimantan Selatan, kota inilah yang pertama kali membuka mata saya tentang betapa kayanya budaya di Indonesia

Rangkaian pernikahan di Banjarmasin, biasanya mempunyai hari akad nikah dan resepsi yang berbeda. Dengan selang waktu seminggu hingga sebulan biasanya

Menu khas Banjar biasa ditemui di resepsi pernikahan. Seperti ayam bumbu habang ( bumbu habang adalah sambal dari cabe merah kering ), soto Banjar, karih ayam atau daging dan yang paling saya sukai acar khas Banjar

Acar di Banjar sangat khas sekali. Terbuat dari kol dan wortel yang diiris tipis ditambah bawang merah dan cabe rawit. Rasanya maknyuss

Resepsi di Banjarmasin biasanya diselenggarakan hari Sabtu atau Minggu. Antara jam 9.00 - 14.00. Waktu yang lumayan panjang itu diperlukan, karena rata-rata pengantin di Banjarmasin berganti kostum pernikahan 2-3 kali saat resepsi. Ada baju adat dan gaun internasional berwarna putih

Acara resepsi malam, biasanya diadakan di hotel. Itu jika memiliki dana lebih

Di pelaminan, pengantin Banjarmasin juga biasanya terdapat kue tart bertingkat. Yang nantinya akan dipotong oleh mempelai

Saat bersalaman dengan pengantin, biasanya setelah tamu makan dan akan pulang

4. Samarinda

Kota yang merupakan ibukota dari Kalimantan Timur ini, adalah kota dengan banyak suku yang tinggal di dalamnya. Salah satu yang terbanyak adalah suku Banjar. Tak heran jika pernikahan di Samarinda boleh dibilang serupa dengan di Banjarmasin. Hidangannya, bajunya dan lain-lain

Untuk pendatang dari  Jawa hidangannya pun bernuansa Banjar. Bedanya adalah jika yang menikah orang Jawa, baju adat dan rangkaian adatnya tetap bernuansa Jawa

Sedangkan pernikahan dari suku Bugis yang juga cukup banyak jumlah penduduknya di Samarinda, saya tidak bisa cerita. Karena belum pernah dapat undangan saat saya disana

5. Pekanbaru 

Baju pengantin Melayu ( sumber gambar : PoetraFoto.com )

Ibukota propinsi Riau ini, kebanyakan penduduknya adalah Melayu dan pendatang dari Minang. Tak heran jika pernikahan disana, rata - rata hidangannya adalah  masakan Melayu dan Minang. Seperti gulai nangka atau gulai daun ubi plus ikan salai, gulai kambing, rendang, urap, sate Padang, ayam Pop, salai ikan cabai hijau dan ayam semur.

Pengantin Minang ( sumber gambar : Wikipedia )
Di Pekanbaru, hidangan pernikahan  seperti roti jala yang disiram kuah manis ( terbuat dari durian, santan dan gula merah )  atau kuah kari ayam dan es air mata pengantin ( terbuat dari serutan timun, biji selasih dan diberi sirup ) juga gak boleh tertinggal

Pernikahan di Pekanbaru biasanya diadakan dari jam 12.00 hingga Maghrib

Untuk orang Jawa disana, yang berbeda hanya pada rangkaian adat dan bajunya. Hidangan sudah seperti Melayu dan Minang

Ketan kuning diletakkan di pelaminan juga tidak boleh tertinggal. Setelah makan, para tamu baru bersalaman dengan pengantin sekaligus pamit pulang

Berganti kostum dari baju adat menjadi gaun putih atau yang biasa disebut Selayar, juga biasa dilakukan di Pekanbaru saat resepsi

6. Jakarta

Sebagai ibukota negara dan penduduknya yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia. Di Jakarta berbagai macam pernikahan bisa kita jumpai

Keberagamannya membuat tidak ada yang paling khas saat pernikahan di Jakarta. Jika pengantin dari Sunda, maka akan ada karedok. Jika pengantin dari Jawa, biasanya ada tengkleng. Dan masih banyak lagi

Penyelenggaran resepsi pun biasanya 2 jam saja, seperti di Semarang. Mengingat gedung pernikahan di Jakarta biasanya dalam 1 hari bisa dipakai 2 kali pernikahan. Apalagi saat tanggal cantik

Pengantin Betawi ( sumber gambar : Deniek G. Sukarya )
Pada pernikahan Betawi sebagai penduduk asli Jakarta, agak lebih berbeda. Jika diselenggarakan di pinggiran Jakarta yang masih bernuansa khas perkampungan Betawi dengan halaman yang luas dan pohon rindang

Jam acara resepsi lebih panjang, bisa sampai Maghrib. Hiburan khas Betawi juga meramaikan suasana. Dengan hidangan khas Betawi seperti soto Betawi, semur jengkol atau kadang ada juga kerak telor

7. Medan

Ibukota Sumatera Utara ini cukup spesial buat saya saat menghadiri resepsi pernikahan

Ada 2 jenis resepsi pernikahan di Medan menurut saya. Pernikahan suku Batak beragama Kristen / Katolik dan pernikahan Muslim ( dari semua suku yang ada di Medan )

Pernikahan Batak beragama Kristen atau Katolik

Pada pernikahan ini, hidangan yang disajikan adalah masakan khas Batak . Seperti babi rebus yang akan dibagi ke para undangan dan ikan arsik yang khusus diberikan kepada pengantin

Para tamu akan duduk bersama di meja dan makan bersama sembari MC membagi babi rebus dengan memanggil masing-masing marga

Acara biasanya diadakan di gedung pertemuan pada hari Sabtu siang. Hari Minggu bukan pilihan untuk menyelenggarakan acara pernikahan karena pada hari itu ada ibadah di gereja

Suasana pernikahan Batak Kristen atau Katolik ( sumber gambar: Mamak Turheni Sinurat )

Lalu bagaimana dengan tamu beragama Muslim ?

Jangan khawatir, untuk tamu beragama Islam disediakan areal khusus untuk duduk yang terletak di lantai 2 gedung pertemuan

Saat saya menghadiri pernikahan tetangga sebelah rumah. Nasi kotak berwarna pink saya ambil sebelumnya di lantai 2 gedung pertemuan, yang memang dikhususkan untuk tamu Muslim ( sumber gambar : dokumen pribadi )

Hidangan juga gak perlu dikhawatirkan, untuk tamu beragama Islam diberikan nasi kotak yang khusus dipesan di rumah makan Minang

Jadi terjamin kehalalannya kan. Bisa dimakan di tempat atau dibawa pulang

Pernikahan Muslim

Di Medan yang merupakan kota dengan banyak suku, pernikahan diselenggarakan tergantung asal suku pengantin. Untuk acara adat dan baju masih mengikuti asal daerahnya

Tapi soal hidangan rata-rata di Medan masakannya hampir sama. Ada rendang, sambal kentang, sup ( yang rasa mericanya cukup kuat ), ayam semur dan daging dendeng. Ada juga sate Padang dan roti jala kuah kari

Waktu pernikahan biasanya Sabtu atau Minggu dari jam 12.00 hingga Maghrib. Tamu biasanya menyukai datang diatas jam 14.00 atau setelah Ashar

Di Medan, pengantin juga berganti kostum saat acara resepsi. Misal dari baju adat Jawa menjadi Melayu

Bersalaman pun di Medan dilakukan setelah selesai makan

Selain 2 pernikahan di atas, di Medan juga ada pernikahan ala India Tamil dan Chinesse

***

Dari berbagai daerah yang pernah saya tinggali itu, beberapa daerah menyebut PERGI KE PESTA saat datang ke resepsi pernikahan. Seperti di Pekanbaru dan Medan 

Di kota-kota itu saya beberapa kali juga pergi ke pernikahan orang Chinesse. Rata-rata siy sama ya. Duduk di meja bundar dengan 8 - 10 hidangan yang akan datang. Resepsi di gedung atau hotel diadakan pada malam hari. Hidangan diambil dari katering yang halal mengingat tamunya juga banyak dari orang Muslim 

***

Udah dulu ya cerita saya tentang pernikahan yang pernah saya datangi di berbagai kota itu. Semoga bisa menambah wawasan teman-teman semua 

Silakan berkomentar yang baik. Pliss jangan SARA  








Share
Tweet
Pin
Share
8 comments
Mie Sop atau Miso ?
Mie Sop?
Atau
Miso ?
Atau
Entah mana yang betul.  Mie Sop atau Miso, sama aja kali ya.

Makanan ini cukup populer di Medan. Boleh dibilang gak sah kalau belum nyobain kuliner satu ini kalau kalian datang ke Medan

Dan parahnya adalah saya udah 3 tahun tinggal di Medan, baru kemarin nyobain kuliner satu ini. Ckckck ... Sangat memalukan. Itupun karena ditraktir kawan di sekolah si Kecil

 *langsung tutup muka*🙈

Mama-mama sekolah , maafkeun kami numpang eksis

Sate kerangnya, bu ?


Berhubung saya bener-bener blank soal per  Mie Sop atau Miso - an ini. Saya nurut aja diajak ke Mie Sop Kampung Mia yang ada di jalan Limau Manis pasar 13 Tanjung Morawa

Ada penampakan mbaknya sedikit 

Yang belum tahu Tanjung Morawa itu apa. Niy saya kasih tahu

Tanjung Morawa itu nama kecamatan yang ada di Deli Serdang. Berhubung mepet sama perbatasan Medan. Tanjung Morawa bisa dibilang Medan coret lah. Tanjung Morawa cukup terkenal kok, karena banyak industri disitu. Dan kalau kalian ke Medan, pasti lewat Tanjung Morawa begitu keluar bandara Kuala Namu. Komunitas Jawa Medan atau Jawa Deli cukup banyak loh disana

Udah ya informasi tentang Tanjung Morawa.  Kembali ke Mie Sop Kampung lagi ya

Mie Sop Kampung Mia ini udah ada dari tahun 1981, kata mbak penjual. Buat orang Tanjung Morawa, Mie Sop Kampung Mia ini cukup terkenal

Lagi motong-motong

Warung makan Mie Sop Kampung Mia ini bentuknya mengingatkan saya ke bentuk warung di era 80 an

Dinding " gedek" kalau kata orang Jawa. Jendela dari kawat ram seperti kandang ayam. Hembusan angin  sepoi-sepoi pun terasa di dalam. Gak usah khawatir,  bersih kok tempatnya

Jadi inget masa kecil 

Jendela begini bikin ngantuk aja deh 

Mie Sop atau Miso Medan ini apaan siy ?

Mie Sop Kampung atau Miso khas Medan adalah kuliner yang berbahan mie putih atau kuning dengan tambahan suwiran ayam atau potongan daging sapi, yang disiram kuah. Soal rasa, menurut saya siy kuahnya mirip dengan kuah bakso. Hanya warnanya sedikit kuning karena ditambah kunyit. Cocok dimakan pas siang bolong

Makan Mie Sop Kampung atau Miso khas Medan, gak akan lengkap tanpa sate kerang khas Medan. Di Medan, kerang dara termasuk makanan favorit. Gak heran banyak kedai kerang rebus bertebaran di Medan

Sate kerangnya maknyuss loh 

Sate kerang khas Medan, mempunyai cita rasa agak pedas mirip bumbu rendang.  Kebetulan sate kerang di Mie Sop Kampung  Mia ini ukurannya lumayan jumbo. Jadi sekali makan udah kenyang. Yang istimewa, sate kerang disana bukan berasal dari kerang kupas yang dibeli di pasar. Tapi kerang yang masih ada kulitnya lalu direbus sendiri. Dan dikupas kulitnya kemudian baru dibumbui

Gak cuman sate kerang, gorengan juga jadi pelengkap makan Mie Sop atau Miso khas Medan ini. Tempe gorengnya lucu deh. Tipis memanjang nyaris kayak keripik ... Hihihi

Gak sempat nyobain tempe gorengnya, cuman makan sukun gorengnya. Enak loh, pulen

Makan Miso atau Mie Sop Kampung disini cukup unik loh. Karena kita bisa memesan 1/2 porsi. Ukuran 1 porsinya kayak apa ? Jumbo. Saya aja makan 1/2 porsi udah kenyang banget

Segini niy penampakan 1/2 porsi. Banyak kan 

Soal harga lumayan lah. Mie Sop ayam campur daging sapi 1/2 porsi, yang saya pesan kemarin, seharga 12 ribu rupiah. Untuk sate kerangnya, 6000 rupiah per tusuk. Cukup mahal ya buat satu tusuk sate kerang. Tapi sesuai kok sama rasa sate kerangnya yang maknyuss itu

Udah ya cerita soal Mie Sop Kampung atau Miso khas Medan ini

Kutunggu kelen datang di Medan yaaa  ...






Share
Tweet
Pin
Share
16 comments



Tulisan ini saya persembahkan khusus untuk almamater saya, SMA 3 Semarang.  Yang pada tanggal 1 November 2017 ini berumur 140 tahun

Badak Sambel ? Kayak gak ada hubungannya ya. Yang satu nama hewan. Satu lagi pelengkap makanan

Dalam bahasa Semarang, Badak punya arti lain selain nama hewan. Badak adalah nama lain Bakwan buat wong Semarang

Di SMA 3 Semarang, ada satu makanan yang menjadi legenda buat yang pernah bersekolah disana. Namanya Badak Sambel

Saking legendarisnya, badak sambel jadi bagian yang tidak bisa terpisahkan dari SMA 3 Semarang

***
Jajanan badak sambel ini dari generasi ke generasi, selalu jadi buruan saat istirahat tiba. Meski banyak pilihan lain seperti nasi ayam suwir, bakso, soto atau pecel

Badak sambel tetap juaranya

Bentuknya siy sederhana saja. Badak Sambel khas SMA 3 Semarang adalah bakwan goreng yang disiram dengan bumbu pecel

Sang badak atau bakwannya ya seperti bakwan sayur pada umumnya. Terbuat dari campuran tepung, wortel dan kol yang diiris tipis. Lalu digoreng

Badak atau bakwan yang telah matang itu lalu dipotong kecil dan terakhir disiram bumbu pecel

Sederhana sekali kan ?

Soal harga, yah sesuai dengan kantong siswa SMA lah. Seporsi badak sambel pun lumayan buat mengisi perut siswa yang kelaparan

Sumber gambar : Google 

Cerita juga banyak terukir dari jajanan ini ...

Berdesak - desakan saat di kantin
Teriakan minta cepat diladeni oleh pemilik kantin karena jam istirahat udah mau habis
Pas mau bayar eh uang gak cukup, jadi bayar sisanya besok lagi
Selesai makan lalu keluar kantin, bau khas antara keringat dan asap masakan di kantin menempel di baju

Ngobrol syantik dengan kawan se gang
Belum lagi yang pas SMA udah punya pacar, janjian ketemu terus makan di kantin
Atau kalau gak punya pacar, bisa ngelirik gebetan
Bahkan menjadi salah satu tempat pelarian saat cabut pelajaran, selain bank daerah di depan sekolah  ... Upps

Gelak canda tawa riang bersama kawan,  itu yang akan selalu diingat

Meski sekarang kantin sekolah tak lagi sempit. Dan sudah seperti food court di supermarket. Tetap saja, sang Badak Sambel menjadi idola buat para Ganesha  SMA 3 Semarang


" Selamat Ulang Tahun SMA 3 Semarang yang tercinta. Terus melahirkan generasi terbaik negeri ini. Saya bangga menjadi bagian dari Alste " ❤❤❤


Sumber gambar :
- Badak Sambel dari Ig kawan SMA @ikamartha. Makasih udah bolehin gambarnya diambil, say




Share
Tweet
Pin
Share
9 comments
Older Posts

About Me

About Ibu Dila

Seorang istri dan ibu 2 anak yang belajar kehidupan dari setiap jejak langkah di negeri ini.

Search This Blog

Postingan Populer

  • Mengurus Pindah Sekolah Anak ke Luar Kota ( Berdasarkan Pengalaman Pribadi )
    Pindah lalu tinggal dan hidup di beberapa kota bukan lagi hal baru buat saya dan keluarga. Hari ini saya akan berbagi tips bagaimana memili...
  • Jalan-jalan Minggu ke Bagan Percut
    Pasar Ikan Bagan Percut, Deli Serdang Suami sudah beberapa kali mengajak saya ke Bagan Percut. Tapi entah selalu saja belum ter...
  • Museum Perkebunan Indonesia, Menghubungkan Masa Lalu dan Masa Depan
    Museum ? Saya suka sekali dengan museum. Kali ini kunjungan kami sekeluarga adalah ke Museum Perkebunan Indonesia Museum yang terl...
  • Seseruan Bermain di Taman Budaya Resto, Tanjung Morawa
    Restoran ini jaraknya dekeeet banget dari rumah. Nyomot perkataan kawan saya , resto ini tetangga sebelah rumah aja. Padahal udah setahun ...
  • Buka puasa di Pondok Telaga Ikan, Kuala Namu
    Mulai awal minggu lalu pas papanya luar kota, pengen banget makan di luar. Pengen ini pengen itu tapi apa daya gak bisa nyetir *makan...

Follow Us

  • Facebook
  • Instagram
  • Google Plus

Categories

  • Banjarmasin
  • Jakarta
  • keluarga
  • kuliner
  • Lebaran
  • liburan
  • lomba blog
  • Medan
  • mudik
  • My Story
  • Novel
  • Pekanbaru
  • Review
  • Semarang

Hai, saya ingin jadi kawan kalian. Ikuti ceritaku yuk...

Blog Archive

  • August (1)
  • July (1)
  • May (2)
  • April (1)
  • March (3)
  • February (3)
  • January (3)
  • December (7)
  • November (11)
  • October (9)
  • September (5)
  • August (5)
  • July (5)
  • June (9)
  • May (8)

Member of Blogger Perempuan

Member of Blogger Perempuan

Member Of Kumpulan Emak Blogger

Member Of Kumpulan Emak Blogger
Instagram Facebook

Created with by ThemeXpose

Customized with by DuniaQtoy